Bogor Raya, Ekonomi & Bisnis

Tingkatkan UMKM, BJB Syariah Buka Kantor Cabang di Cibinong

Heibogor.com – Usai meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Jabar Banten (BJB) Syariah di Cibinong Trade Center, Bupati Bogor Nurhayanti berharap kehadiran BJB Syariah dapat membantu meningkatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). http://hblink.in/4Li3P
Iklan
Standar
Ekonomi & Bisnis, News

Jokowi Segera Bangun LRT Jabodetabek, Ini Lintas Pelayanannya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berniat membangun sistem transpotasi publik terpadu di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek). Sarana yang akan dibangun adalah Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT).

Untuk itu, Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) terintegrasi di wilayah Jabodebek pada 2 September 2015 lalu.

Menurut Perpres ini, penyelenggaraan LRT terintegrasi itu terdiri dari Lintas Pelayanan:

a. Lintas Pelayanan Cawang – Cibubur
b. Lintas Pelayanan Cawang – Kuningan – Dukuh Atas
c. Lintas Pelayanan Cawang – Bekasi Timur
d. Lintas Pelayanan Dukuh Atas – Palmerah – Senayan
e. Lintas Pelayanan Cibubur – Bogor
f. Lintas Pelayanan Palmerah – Bogor

“Selain Lintas Pelayanan sebagaimana dimaksud, Pemerintah dapat menetapkan Lintas Pelayanan lainnya yang ditetapkan dengan Peraturan Menteri Perhubungan,” bunyi Pasal 1 ayat (4) Perpres tersebut seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet (Setkab), dikutip dari detikFinance, Selasa (08/09/15).

Perpres ini juga menyebutkan, Pemerintah menugaskan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) untuk membangun prasarana LRT terintegrasi, yang meliputi:
– Jalur, termasuk konstruksi jalur layang
– Stasiun
– Fasilitas operasi

Dalam pelaksanaan pembangunan prasarana sebagaimana dimaksud, Adhi Karya dapat bekerja sama dengan badan usaha lainnya. Tahapan pelaksanaan pembangunan parasarana itu harus dituangkan dalam perjanjian antara Kementerian Perhubungan dengan Adhi Karya.

Perpres ini juga menugaskan Adhi Karya menyusun dokumen teknis dan dokumen anggaran biaya rencana pembangunan prasarana terintegrasi, dengan mengacu pada Harga Perkiraan Sendiri dan spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan.

“Dokumen teknis dan dokumen anggaran biaya rencana pembangunan LRT sebagaimana dimaksud disampaikan kepada Menteri Perhubungan dalam waktu paling lama 3 bulan untuk mendapat persetujuan dari Menteri Perhubungan,” bunyi Pasal 3 ayat 2 Perpres Nomor 98 Tahun 2015 itu.

Selanjutnya, Jonan akan memberikan persetujuan sebagaimana dimaksud, paling lambat 30 hari sejak diterimanya dokumen teknis dan dokumen anggaran biaya secara lengkap. Menurut Perpres ini, dalam pelaksanaan tugas membangun prasarana LRT terintegrasi itu, Adhi Karya memaksimalkan penggunaan komponen dalam negeri.

Sementara untuk meningkatkan kualitas penugasan kepada Adhi Karya, Perpres ini menugaskan Jonan untuk mengadakan konsultas pengawas yang berkualifikasi internasional, yang pengadaannya dilakukan melalui penunjukan langsung.

Sumber: HeiBogor

Standar
Bogor Raya, Ekonomi & Bisnis, News

Harga Sapi Ikut Melonjak Jelang Idul Adha

sapi
Sudah menjadi agenda tahunan setiap menjelang Hari Raya Idul Adha, para peternak sapi dan kambing mulai mengatur strategi harga. Hal tersebut yang menyebabkan harga sapi hidup di pasaran mulai mengalami kenaikan yang signifikan.

“Ya, benar kenaikan harga sapi hidup yang terjadi saat ini sebagai dampak dari ketidakseimbangan antara kuota produksi dan tingginya permintaan masyarakat terhadap daging sapi saat ini,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor Azrin Syamsudin, Kamis (13/08/15).

Ia mencontohkan, satu ekor sapi dengan beratnya 300 kg, maka harga sapi satu ekor Rp 12 Juta. Saat ini, harga sapi hidup sudah mencapai Rp 40 ribu per Kg, padahal sebelumnya hanya Rp 37 ribu hingga Rp 38 ribu per kg.

Naiknya harga sapi hidup per kilogram disebabkan jelang Lebaran Idul Adha ini permintaan masyarakat terhadap sapi cukup tinggi jika dibandingkan permintaan sapi tahun lalu. Untuk harga daging sapi saat ini, harga daging masih stabil tinggi, yakni untuk daging kualitas 1 Rp 110 ribu per kg.

Sumber: Berita Bogor

Standar
Bogor Raya, Ekonomi & Bisnis, News

Banyak Karyawan Di-PHK, Pemkot Yakin Bisnis Perhotelan Maju

usmar
Kendati adanya pengurangan tenaga kerja di bidang perhotelan, namun Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengungkapkan optimismenya dan tetap berharap agar bisnis hotel bisa bertahan dan bahkan dapat berkembang.

Usmar mengatakan hal itu usai mengikuti acara halal bihalal BPC Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, di Hotel Ririn, Bogor Timur, Selasa (11/08/15), menanggapi pernyataan Ketua BPC PHRI Adhy.

“Saya juga cukup prihatin dengan adanya rasionalisasi atau Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di bidang perhotelan ini, apalagi jumlahnya juga cukup banyak sekitar seribuan lebih,” kata Usmar.

Oleh sebab itu, menurutnya, PHRI juga bisa terus bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. “Meski sekarang (bisnis hotel) sedang lesu, tetapi pemerintah terus mendorongnya,” ujar Usmar.

Sebelumnya, dampak dari dikeluarkannya kebijakan regulasi dari pemerintah pusat yang melarang aparatur pemerintah mengadakan rapat di hotel-hotel, sangat mengguncang dunia perhotelan dan tak terkecuali di Kota Bogor.

Dalam sambutannya pada acara halal bihalal BPC PHRI, di Hotel Ririn, Bogor Timur, Selasa (11/08/15), Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, Adhy Satrianto mengungkapkan, khusus di Kota Bogor ini telah mengakibatkan rasionalisasi alias pengurangan jumlah karyawan hingga di atas seribu orang.

“Keadaan perhotelan di Kota Bogor saat ini sedang dalam keadaan kacau, banyak hotel-hotel yang mengurangi karyawannya,” ungkap Adhy di hadapan Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman yang turut hadir dalam acara itu.

Sumber: Berita Bogor

Standar