Bogor Raya, News

Gara-gara Gorengan, Suami Istri Tewas Terbakar di Dalam Rumah

Heibogor.com – Kebakaran terjadi di Kampung Sindang Sari RT 05 RW 07 Kelurahan Kebon Kelapa, Bogor Tengah, Kota Bogor sekira pukul 14.15 WIB yang menghanguskan 3 rumah dan menewaskan 2 orang yaitu suami istri yang terjebak di dalam rumah, Senin (28/09/15). http://hblink.in/JuT0q
Iklan
Standar
Bogor Raya, News

Tabung Gas Oplosan Meledak, 2 Orang Luka Parah

Sebuah rumah yang sedang dibangun dan diduga dijadikan tempat pengoplosan gas Elpiji di Perumahan Griya Bukit Jaya (GBJ) RT 16 RW 24 Blok R14 Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor milik Supriyadi hangus terbakar, Rabu (02/09/15) malam.

Data yang dihimpun kebakaran yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB itu diawali suara ledakan yang sampai menjebolkan lantai salah satu kamar yang diduga dijadikan tempat praktek pengoplos gas dan melukai dua orang pekerja yakni Fatoni dan Sukma warga Cilacap.

Menurut keterangan saksi Tri Mulyono kebakaran di rumah supriyadi yang sedang dibangun ini di awali suara ledakan yang disusul teriakan kedua korban sambil berlarian keluar dalam keadaan terbakar. “Waktu itu saya sedang berada di depan rumah ini tiba tiba terdengar suara ledakan yang disusul teriakan kedua korban sambil berlarian keluar,” kata dia kepada heibogor.com, Kamis (03/09/15) pagi.

Dia menjelaskan, warga lalu menyelamatkan kedua korban ke klinik terdekat namun karena tubuh korban dipenuhi luka bakar pihak klinik merujuknya ke Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong. “Korban lain mencoba memadamkan api dari semburan gas 12 Kg yang sudah menghanguskan salah satu kamar menggunakan pasir dan air lalu membawa gas keluar,” kata Tri.

Sedang korban lain menghubungi pemadam kebakaran yang datang satu jam kemudian saat api mulai padam. “Dua unit pemadam kebakaran dari Pemkab Bogor melakukan pendinginan,” imbuhnya.

Dan kejadian ini dilaporkan ke Mapolsek Gunung Putri. Akibat kejadian ini dua korban mengalami kritis yang saat ini ditangani di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong. Sementara itu, Ani istri Supriyadi mengaku baru tahu rumahnya terbakar saat pulang dari pasar. ketika dikomfirmasi mengenai kejadian ini ia enggan berkomentar.

Sumber: HeiBogor

Standar
Bogor Raya, News

Dini Hari, 3 Rumah di Perum Griya Bukit Jaya Hangus Terbakar

Tiga rumah warga di Perumahan Griya Bukit Jaya (GBJ) Cluster Pinus Blok G1, Desa Tlajung Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor ludes dilalap si jago merah, Rabu (02/09/15) dini hari.

Menurut keterangan saksi anggota security Sukarno kejadian kebakaran ini terjadi sekitar pukul 01 dini hari, api bermula membesar dari rumah kosong di Blok G1 No 16 yang tidak diketahui pemiliknya.

“Melihat hal itu saya langsung menghubungi pemadam kebakaran. Karena api langsung membesar dan merembet ke rumah di sebelah kanannya milik Pak Gunawan dan sebelah kiri milik Pak Rizal yang sedang direnovasi,” kata Sukarno kepada heibogor.com.

Salah satu tetangga Gunawan Wibisono mengatakan, saat kejadian dia sedang istirahat dan kemudian terbangun karena hawa panas yang menyengat dan tak lama mendengar suara kayu terbakar.

“Saya langsung keluar dilihat api dari rumah kosong disamping rumah api begitu besar lalu saya teriak- teriak minta tolong, saya langsung kembali ke dalam menyelamatkan anak dan istri saya yang saat itu masih terlelap tidur,” kata dia.

Masih menurut dia, tidak lama kemudian api di rumahnya pun membesar tanpa mampu menyelamatkan harta bendanya. “Setelah itu petugas damkar datang dan api dapat dipadamkan satu jam kemudian,” jelasnya.
Akibat peristiwa tersebut, dirinya mengaku menderita kerugian materil sekitar 200 jutaan. “Saat ini sedang ditangani oleh Polsek Gunung Putri,” singkatnya.

Sumber: HeiBogor

Standar
Bogor Raya, News

Satu Rumah di Tajur Hangus Terbakar

Kebakaran terjadi di Jalan Tajur Gang Sate Odoy RT 03 RW 04 Kelurahan Muarasari, Bogor Selatan, Kota Bogor sekira pukul 12.05 WIB. Akibat peristiwa tersebut satu rumah hangus dilalap si jago merah meski tidak ada korban jiwa.

Diketahui nama pemilik rumah tersebut bernama H. Cecep, namun ditempati saudaranya Saripudin (35) dan Yayah dengan jumlah 4 anggota jiwa.

Salah satu saksi Ida (40) menjelaskan, untuk kronologisnya warga kaget melihat asap yang keluar dari atap rumah dan tidak lama kemudian keluar api dengan cepat.

“Kita tadi lagi ngobrol dengan tetangan ada anak sekolah juga yang lagi nongkrong. Saya yang liat asap dan api langsung seketika teriak kebakaran….kebakaran,” katanya kepada heibogor.com, Rabu (19/08/15).

Menurutnya, melihat api yang semakin membesar warga berdatangan bahu membahu mencoba memadamkan api yang membakar di bagian atap rumah  tersebut dengan alat seadanya. “Tadi warga juga langsung bantu memadamkan api pakai air yang ada,” paparnya.

Untuk saat ini jumlah kerugian materil atas peristiwa tersebut belum bisa diperkirakan. Petugas pemadaman kebakaran dengan 4 mobil damkarnya yang datang ke lokasi pun berhasil memadamkan api yang membakar rumah tersebut. Hingga berita diturunkan belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

Sumber: Berita Bogor

Standar
Bogor Raya, News

Seribu Meter Lahan Perhutani Terbakar, Api Padam Setelah 5 Jam | Heibogor.com 100% Bogor

lahan perhutani terbakar
Karena lokasi yang jauh dari jalan raya, kebakaran lahan Perhutani di Kampung Lebak Haur, Desa Jombang, Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor baru bisa padam lima jam kemudian.

Kabag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena mengatakan, kebakaran tersebut terjadi di lahan pohon bambu seluas 1.000 meter pada Minggu (09/08/15) kemarin pukul 18.00 WIB.

“Kebakaran diketahui warga dari sore hari, jam 18.00 Kepala Desa Jombang, Harun mengabarkan kebakaran tersebut ke pihak kepolisian, koramil, dan pemadam kebakaran,” kata AKP Ita Puspita Lena kepada heibogor.com, Senin (10/08/15).

Ia melanjutkan, karena lokasi yang jauh dari jalan raya dan sulitnya medan, pemadam kebakaran yang datang beberapa jam kemudian pun kesulitan memadamkan api.

“Lahannya di atas gunung, satu unit pemadam kebakaran dari posko Leuwiliang tidak bisa memadamkan api. Akhirnya pemadaman dilakukan secara manual oleh anggota Polsek Rumpin, Koramil, Damkar, Satpol PP, dan masyarakat,” ungkapnya.

AKP Ita menjelaskan, api baru bisa padam lebih dari lima jam kemudian, yaitu pukul 23.30 WIB dan saat ini penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak kepolisian.

“Hingga saat ini kemunginan penyebab kebakaran karena puntung rokok, lalu api membakar daun bambu yang kering hingga api membesar,” tandasnya.

Sumber: Berita Bogor

Standar